De Bleeckere Wasitnya, Mou Kenang Memori Pahit
sports.okezone.com
NYON - UEFA telah menetapkan wasit yang akan memimpin jalannya laga penentuan antara Barcelona kontra Real Madrid di semifinal Liga Champions, tengah pekan ini. Adalah Frank de Bleeckere yang diplot untuk memimpin laga bersejarah tersebut.
Terpilihnya wasit asal Belgia sebagai pengadil, tentunya membangkitkan kenangan pahit buat pelatih Madrid Jose Mourinho. Seperti diketahui, De Bleeckere merupakan wasit yang memimpin laga leg kedua semifinal musim lalu, di mana Barcelona bentrok kontra Inter Milan, yang pada saat itu masih ditukangi Mourinho.
Dalam duel tersebut, De Bleeckere memang memberikan kenangan tidak terlupakan kepada Mourinho dengan memberikan kartu merah kepada Thiago Motta yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap Sergie Busquets. Dalam laga yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Barcelona tersebut, Mou sempat menuding wasit asal Belgia tersebut memihak Barcelona, terlepas timnya tetap lolos ke final berkat kemenangan 3-1 di Giuseppe Meazza.
Nah, kini Mourinho pastinya juga bakal kecewa dengan keputusan UEFA memberikan kepercayaan kepada De Bleeckere. Namun, alih-alih melontarkan kritik, Mou hanya memberikan komentar yang sedikit bernada menyindir.
“Saya tidak bisa mengatakan apa yang saya rasakan. Hanya ada satu pertanyaan dalam benak saya. Mengapa?” komentar Mou saat ditanya pendapatnya terkait keputusan UEFA memilih De Bleeckere sebagai wasit.
Lebih lanjut, Mou juga memberikan komentar tersirat yang intinya setiap tim yang diasuhnya selalu mendapatkan wasit yang memihak lawan, terutama di fase krusial seperti semifinal Liga Champons.
“Mengapa? (Tom Henning) Ovrebo, Bussaca, Frisk, Stark, De Bleeckere. Mengapa mereka? Setiap semifinal selalu menghadirkan masalah yang sama. Sekarang, kita membicarakan tentang sepakbola fantastis. Jadi mengapa?” sambungnya dikutip Sportinglife, Senin (2/5/2011).
Tom Henning Ovrebo diketahui merupakan wasit yang memimpin laga semifinal dua tahun lalu, di mana Barca sukses menyingkirkan Chelsea. Wasit asal Norwegia tersebut menuai kecaman akibat sejumlah keputusannya yang dianggap tidak benar, salah satunya klaim penalti yang dikeluhkan Chelsea. Lalu, Massimo Busacca yang mengganjar Robin van Persie kartu merah saat Arsenal disingkirkan Barca di babak 16 besar musim ini. Sementara yang terakhir, Anders Frisk merupakan wasit yang mengusir Didier Drogba saat Chelsea disingkirkan Barcelona, enam tahun silam. Saat itu, Chelsea diketahui masih ditukangi Mou.
Mourinho memang dikenal sebagai sosok yang vokal dalam mengkritisi keputusan wasit yang dinilainya kontroversial. Teranyar, pelatih berjuluk The Special One mengecam kinerja wasit Wolfgang Stark saat memimpin duel pertama Madrid kontra Barca di Santiago Bernabeu, tengah pekan lalu.
Usai laga yang dimenangkan Barca dengan skor 2-0, Mou menuding wasit lebih berpihak kepada Barca karena mengganjar Pepe dengan kartu merah. Selain itu dia juga menuding adanya konspirasi yang melibatkan UEFA atau UNICEF untuk membantu Barca mengalahkan Madrid. Atas tudingannya tersebut, Mourinho kini tengah diselediki oleh Komisi Disiplin (Komdis) UEFA dan terancam mendapat sanksi bila terbukti bersalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar