Cari Blog Ini

Senin, 02 Mei 2011

Jelang Barcelona vs Real Madrid (UCL Semifinal Leg 2)


Hiddink Kecam Strategi Defensif Mourinho

sports.okezone.com
ISTANBUL - Guus Hiddink nampaknya belum puas melancarkan serangan baliknya kepada Jose Mourinho. Kali ini, pelatih Turki itu melontarkan kecamannya terkait strategi yang diterapkan Mou saat El Real berhadapan dengan Barcelona.

Sama seperti kritikan sejumlah pengamat sebelumnya, kali ini Hiddink juga mengkritisi skema defensif yang diterapkan Los Merengues pada leg pertama semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, tengah pekan kemarin. Menurutnya, Madrid pantas menelan kekalahan 2-0 karena tidak berani bermain dengan gaya permainan mereka sendiri.

“Di babak pertama pada laga semifinal, Barca jelas menunjukkan diri layaknya pejuang Matador Spanyol yang memegang jubah merah di depan Real Madrid,” ujar Hiddink. “Tapi permasalahan utamanya, si banteng (Madrid) tidak ingin bermain dan benar-benar pasif,” sambungnya menyindir strategi Mou sebagaimana dikutip Goal, Senin (2/5/2011).

“Di Spanyol, itu merupakan salah satu alasan mengapa kerumunan orang di Plaza de Toros mengibarkan saputangan putih. Bagi saya, itu sangat menakjubkan melihat kerumuman Madridista menerima gaya pasif yang diperagakan tim kesayangan mereka,” tambah pelatih yang sempat merasakan atmosfer La Liga saat membesut Valencia dan Real Betis di era 1998-1999.

“Ini membuktikan untuk duel antara Madrid dan Catalonia, kini ada aturan yang berbeda. Hal yang fantastis melihat bagaimana Barca mengatasi situasi. Pada satu titik dalam pertandingan, seluruh tim Barca hanya berdiri di area setengah lapangan mereka, karena 11 pemain Madrid hanya bertahan di setngah area mereka. Mereka tidak ingin bermain sepakbola,” pungkas pelatih 64 tahun lalu.

“Jelas, ini merupakan pilihan Mourinho untuk memainkan pertandingan seperti ini. Tapi, sayangnya Barcelona tidak termakan jebakannya,” tukasya.

Hiddink kemudian menambahkan, “Beberapa hari sebelumnya, Real Madrid membuktikan diri mereka mampu tampil kuat saat memainkan permainan indah, sepakbola menyerang. Mereka menghancurkan Valencia dengan skor 6-3. Namun, beberapa hari berselang, permainan mereka berubah total karena mendapat instruksi dari pelatih,” tutupnya mendesak Mourinho untuk mengubah gayanya saat mendampingi timnya menyambangi markas Barca di Camp Nou pada leg kedua, Rabu (4/5/2011) dini hari nanti.

Sebelum menyindir strategi Mourinho, Hiddink juga mengkritisi sikap pelatih asal Portugal yang menyeret namanya saat menuding Barca telah banyak dibantu wasit saat mengecap sukses. Mou bahkan sempat mengklaim UEFA terlibat dalam konspirasi untuk membantu Barca menyingkirkan Madrid dari panggung Eropa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar