Cari Blog Ini

Minggu, 03 Juni 2012

Koscielny: Laga Pertama Vs Inggris Bagai Final

sports.okezone.com

LONDON - Bertemu Inggris di awal kampanye putaran final Euro 2012, bukan awal yang ideal bagi tim mana pun termasuk Prancis. Siapa yang bisa meragukan, Steven Gerrard dkk merupakan tim yang sulit dikalahkan?

Inggris, sekali pun belum pernah menjadi juara sepanjang sejarah Euro, tetap diakui sebagai salah satu raksasa di Benua Eropa di samping Prancis, Jerman, Belanda dan Spanyol.

Di Polandia-Ukraina, bintang-bintang Inggris seperti Frank Lampard, John Terry, Theo Walcott dan Ashley Young, merupakan jaminan kualitas. Sebagai bukti, skuad Roy Hodgson mengepak modal membanggakan untuk menuju Polandia-Ukraina.

Bertarung di Grup G saat kualifikasi, Inggris tampil sebagai pemuncak klasemen dengan catatan tak pernah kalah. Inggris mengatasi Montenegro, Swiss, Wales dan Bulgaria. Selebihnya, dari empat laga terakhir The Three Lions baru sekali meraih hasil negatif, ketika dikalahkan Belanda 3-2 dalam laga persahabatan Maret lalu. Sisanya, Spanyol, Swedia, dan Norwegia mereka gebuk.

“Laga pertama nanti seperti final bagi kami. Melawan Inggris adalah kemungkinan terburuk undian, tapi itu juga bisa menjadi kesempatan besar bagi kami untuk mendapatkan progress jika kami menang,” ujar bek Prancis Laurent Koscielny.

Prancis memang harus mencari formula jitu untuk meredam agresifitas Inggris di tengah krisis pemain belakang, setelah sejumlah pemain cedera, seperti Younes Kaboul, Bacary Sagna.

Situasi itu membuat peran Koscielny diperkirakan lebih besar untuk menjaga tembok pertahanan. Yang sedikit menguntungkan bagi Les Bleus, di laga perdana nanti, The Three Lions belum bisa diperkuat Wayne Rooney, karena striker Manchester United itu masih menjalani hukuman dari UEFA.

Tapi absennya Rooney diprediksi hanya sedikit memperlemah tombak Inggris, karena amunisi pasukan Roy Hodgson di lini depan tetap garang. Ashley Young, Danny Welbeck, Andy Caroll, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Theo Walcott tidak bisa dinegasikan.

“Kami tidak boleh mengejar kekalahan. Normalnya anda mungkin berharap Inggris dan Prancis bertemu di babak kedua, tapi sepakbola tidak seperti itu. Kami tahu ini seperti final karena kekalahan akan menjadi bencana.Target kami pertama ialah keluar dari grup dan kekalahan di partai perdana akan menyulitkan kami,” papar pemain Arsenal itu.
Jika dipercaya masuk ke dalam skuad inti, Koscielny kemungkinan akan dipasang menempel ketat Andy Caroll. Sriker Liverpool jangkung itu berpotensi menggantikan peran Wayne Rooney.

Nama lain yang akan mengganggu peran Koscielny mengawal lini pertahanan Prancis ialah dua rekannya di Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain dan Theo Walcott. Kedua pemain tersebut menunjukkan kemampuan melakukan tusukan ke jantung pertahanan lawan. Itu pekerjaan rumah yang berat bagi Prancis. Dan Coscielny kali ini harus bersikap tanpa kompromi terhadap dua sejawatnya itu.

“Kami bercanda saat latihan di Arsenal.Tapi kami akan sangat serius ketika dalam pertandingan nanti. Kami tahu itu. Theo pemain berbahaya. Kecepatannya membuat orang sulit menjaganya, begitu pula Alex, pemain muda yang bertalenta,” papar Koscielny.

Sebelum bertempur di Euro, Prancis akan melakoni laga ujicoba menghadapi Serbia, nanti malam dan Estonia pada 6 Juni. Setelah itu, mereka menghadapi Inggris di partai pembuka. Tugas selanjutnya bagi Prancis yaitu tuan rumah Ukraina dan Swedia yang juga berada di Grup D. Tugas itu tentu lebih ringan jika, di partai perdana Prancis menuai tiga angka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar