sports.okezone.com
BREMEN – Ada
satu hal tentang pola permainan Chelsea yang membuat Marko Marin bersedia
hengkang dari Werder Bremen ke klub London Barat itu, yakni terapan skema dari
Roberto Di Matteo. Untuk itu, Marin berharap Di Matteo tetap menukangi Chelsea
musim depan.
Marin yang belum lama ini direkrut The Blues dari Bremen dan baru akan bergabung musim depan, blak-blakan menyatakan menyukai permainan racikan sang caretaker. Tapi berbagai prediksi pengamat sepakbola melantunkan bahwa Di Matteo takkan dipertahankan bos besar, Roman Abramovich kecuali bisa membawa pulang trofi Liga Champions.
Pasalnya, munculnya nama Di Matteo sebagai pengganti sementara André Villas-Boas yang didepak medio musim ini, merupakan opsi terakhir. Mantan asisten Villas-Boas itu dipercayakan menukangi Chelsea hanya karena manajemen klub kesulitan menemukan pengganti yang diinginkan dalam waktu singkat.
“Skema terapannya (Di Matteo) cocok dan sempurna bagi saya. Jika tidak, saya tidak mungkin bersedia pindah. Tapi yang terpenting, Chelsea memainkan skema yang berbasis menempatkan banyak pemain di sisi sayap,” tutur Marin.
“Saya sempat berbicara dengan Di Matteo dan saya berharap dia tetap bertahan,” lanjut winger timnas Jerman keturunan Serbia tersebut.
Selain karena melihat permainan Chelsea dibawah asuhan Di Matteo, alasan Marin berkenan hengkang dari Die Werderaner, adalah pesona Chelsea yang sempat diceritakan rekannya, Claudio Pizarro yang pernah merumput di Stamford Bridge.
“Saya sudah melakukan riset sederhana dengan berdiskusi dengan Pizarro. Tapi saya tidak khawatir, kepindahan ini adalah langkah yang sempurna bagi karier saya,” tuntasnya, seperti disitat Kicker, Rabu (2/5/2012).
Marin yang belum lama ini direkrut The Blues dari Bremen dan baru akan bergabung musim depan, blak-blakan menyatakan menyukai permainan racikan sang caretaker. Tapi berbagai prediksi pengamat sepakbola melantunkan bahwa Di Matteo takkan dipertahankan bos besar, Roman Abramovich kecuali bisa membawa pulang trofi Liga Champions.
Pasalnya, munculnya nama Di Matteo sebagai pengganti sementara André Villas-Boas yang didepak medio musim ini, merupakan opsi terakhir. Mantan asisten Villas-Boas itu dipercayakan menukangi Chelsea hanya karena manajemen klub kesulitan menemukan pengganti yang diinginkan dalam waktu singkat.
“Skema terapannya (Di Matteo) cocok dan sempurna bagi saya. Jika tidak, saya tidak mungkin bersedia pindah. Tapi yang terpenting, Chelsea memainkan skema yang berbasis menempatkan banyak pemain di sisi sayap,” tutur Marin.
“Saya sempat berbicara dengan Di Matteo dan saya berharap dia tetap bertahan,” lanjut winger timnas Jerman keturunan Serbia tersebut.
Selain karena melihat permainan Chelsea dibawah asuhan Di Matteo, alasan Marin berkenan hengkang dari Die Werderaner, adalah pesona Chelsea yang sempat diceritakan rekannya, Claudio Pizarro yang pernah merumput di Stamford Bridge.
“Saya sudah melakukan riset sederhana dengan berdiskusi dengan Pizarro. Tapi saya tidak khawatir, kepindahan ini adalah langkah yang sempurna bagi karier saya,” tuntasnya, seperti disitat Kicker, Rabu (2/5/2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar