sports.okezone.com
LONDON – Perasaan
dan emosi Steven Gerrard dipastikan amburadul. Bagaimana tidak? Rentetan cedera
pilar-pilar Inggris diakuinya menjadi hantaman berat. Padahal, Gerrard ingin
Inggris tampil luar biasa di Euro 2012 dengan skuad terbaik.Tapi kenyataanya bak déjà vu saja. Dalam satu dekade terakhir, Inggris berulang kali terpaksa tampil dengan skuad yang tak full strength di berbagai perhelatan besar, termasuk Euro yang akan dibuka akhir pekan ini.
Di Piala Dunia 2002 misalnya, The Three Lions terpaksa tampil tanpa Gary Neville dan David Beckham yang cedera kaki. Berlanjut di Euro 2004 di mana giliran Gareth Southgate (lutut), Wes Brown (lutut dan engkel) serta Jonathan Woodgate (paha).
Sementara di Piala Dunia 2006, Inggris tanpa Michael Owen, Wayne Rooney dan Ledley King yang punya masalah serupa, yakni cedera patah kaki. Pengecualian hanya di Euro 2008. Tapi tetap tak membuat Inggris bersuara banyak.
Beralih ke Piala Dunia 2010, Beckham kembali menghuni daftar absen (Achilles) dan Owen (hamstring) yang diikuti Rio Ferdinand (lutut) dan Gareth Barry. Terakhir, Barry tetap memesan tempat di daftar cedera akibat cedera hamstring. Disusul Michael Dawson (engkel), Frank Lampard (paha), Chris Smalling (pangkal paha), John Ruddy serta yang terbaru, Gary Cahill (retak tulang rahang).
“Kehilangan Gary menjadi pukulan keras. Performanya enam bulan belakangan ini berperan besar untuk sukses Chelsea (di Champions League). Dia pilar penting di final melawan Bayern Munich. Tentu saja kami membutuhkannya,” geram Gerrard, seperti disadur Sporting Life, Senin (4/6/2012).
“Tapi mau bagaimana lagi? Itulah yang harus anda bayar di laga pemanasan. Di turnamen seperti ini (Euro), anda membutuhkan pemain besar dan kehilangan Gary menjadi kerugian besar, terlebih setelah kami juga kehilangan Frank Lampard dan Gareth Barry.
Kendati begitu, Gerrard tak ingin serta merta menyalahkan Dries Mertens, pemain yang menjadi terdakwa dalam cederanya Cahill, kala Inggris menghadapi Belgia, kemarin malam. Mertens mendorong Cahill hingga berbenturan dengan kiper Joe Hart.
“Saya pikir, anda tak bisa menyalahkan pemain itu, karena berusaha mencuri gol. Mungkin dia terbawa suasana, tapi saya rasa anda tak bisa menyalahkannya,” tuntas sang skipper.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar