sports.okezone.com
LONDON –
Ambisi Chelsea membangun stadion baru mesti dikubur dalam-dalam. Penawaran
mereka untuk kawasan Pembangkit Listrik Battersea—lokasi akan dibangunnya
stadion baru berkapasitas 60 ribu penonton—ditolak oleh administrator.
The Blues dikalahkan oleh duo perusahaan asal Malaysia—SP Setia dan Sime Darby—dalam tender tertutup. Dengan demikian, opsi yang dimiliki Chelsea saat ini hanyalah perluasan Stamford Bridge.
Battersea merupakan kawasan bekas pembangkit tenaga listrik yang kini sudah tidak terpakai. Di kawasan seluas 39 are tersebut rencananya Chelsea akan membangun stadion baru berkapasitas 60 ribu penonton yang menelan biaya hingga 1 miliar pounds.
Namun, rencana tinggal rencana. Seperti tertulis dalam pengumuman perusahaan audit Ersnt & Young, SP Setia dan Sime Darby berhasil mengalahkan penawaran Chelsea tehadap Battersea.
“Menyusul kampanye marketing global yang intensif, di bawah Ernst & Young Real Estate Corporate Finance dan Knight Frank LL, administrator dengan bangga mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan dengan SP Setia dan Sime Darby untuk mengambil alih situs dan kawasan tersebut,” tulis pernyataan tersebut seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (9/6/2012).
The Blues dikalahkan oleh duo perusahaan asal Malaysia—SP Setia dan Sime Darby—dalam tender tertutup. Dengan demikian, opsi yang dimiliki Chelsea saat ini hanyalah perluasan Stamford Bridge.
Battersea merupakan kawasan bekas pembangkit tenaga listrik yang kini sudah tidak terpakai. Di kawasan seluas 39 are tersebut rencananya Chelsea akan membangun stadion baru berkapasitas 60 ribu penonton yang menelan biaya hingga 1 miliar pounds.
Namun, rencana tinggal rencana. Seperti tertulis dalam pengumuman perusahaan audit Ersnt & Young, SP Setia dan Sime Darby berhasil mengalahkan penawaran Chelsea tehadap Battersea.
“Menyusul kampanye marketing global yang intensif, di bawah Ernst & Young Real Estate Corporate Finance dan Knight Frank LL, administrator dengan bangga mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan dengan SP Setia dan Sime Darby untuk mengambil alih situs dan kawasan tersebut,” tulis pernyataan tersebut seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (9/6/2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar