FIFA Pertimbangkan Piala Dunia Musim Dingin
sports.okezone.com
Foto: Sepp Blatter bersama Presiden Komite Olimpik Internasional Jacques Rogge (Reuters Pictures)
ZURICH – Rencana menghelat Piala Dunia 2022 di Qatar pada musim dingin nampaknya bukan sekadar wacana belaka. Faktanya, Presiden FIFA, Sepp Blatter mulai memberikan lampu hijau kepada untuk mengubah agenda perhelatan Piala Dunia, sebelas tahun mendatang.
Seperti diketahui, berbagagi kalangan merasa keberatan jika FIFA menghelat Piala Dunia pada musim panas di Qatar. Karena tempratur di Timur Tengah pada di musim panas melebihi batas normal. “Bagi FIFA, jika ada kemauan untuk mengubah kalender Internasional untuk satu tahun kami mungkin bisa melakukannya. Bila ada keinginan solusi itu pasti ada,” kata Blatter di Goal, Kamis (27/1/2011)
Namun tentu saja, niat tersebut mendatangkan mengundang berbagai respon dari penggiat sepakbola lantaran berbarangan dengan kompetisi liga domestik. Seperti diketahui, roda kompetisi liga Eropa sedang berputar kencang di pertengahan tahun. Terutama di Inggris, Spanyol, dan Italia Alhasil banyak reaksi yang timbul seputar keinganan menghelat Piala Dunia di musim dingin.
Berkaca dari perbincangan yang mengemuka di ruang publik, Blatter menjelaskan, masih terlalu dini memikirkan Piala Dunia akan diselenggarakan pada musim dingin “Untuk saat ini, benar ada pro kontra. Tapi terlalu prematur untuk membuat keputusan apapun tentang segala kemungkinan yang bisa terjadi. Yang bisa saya katakan, musim dingin bukan hanya di bulan Januari atau Februari, tetapi juga bisa terjadi di akhir tahun."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar