Australia Open 2011
Ferrer Pupus Impian Nadal
sports.okezone.com
Foto: Ekspresi kekecewaan Rafael Nadal usai tersingkir di babak perempat final Australia Open 2011/Getty Images
MELBOURNE - Impian Rafael Nadal untuk bisa memborong empat trofi grand slam secara beruntun gagal terwujud. Ambisi petenis nomor satu dunia menyabet ‘Rafa Slam’ harus kandas usai tersingkir di babak perempat final Australia Open 2011.
Adalah David Ferrer yang juga berasal dari Spanyol yang memupuskan impian Nadal melengkapi tiga gelar grand slam yang diraihnya tahun lalu. Di luar dugaan, Ferrer yang menempati unggulan tujuh sukses memaksa Nadal angkat koper dengan pertarungan tiga set langsung, 6-4 6-2 dan 6-3 di Rod Laver Arena, Rabu (26/1/2011) sore.
Tampil dengan modal mentereng, tak kehilangan satu set pun dalam perjalannya menuju perempat final, Nadal dengan penuh percaya diri meladeni perlawanan Ferrer yang harus susah payah menyingkirkan petenis kualifikasi Milos Raonic di putaran empat melalui pertarungan ketat empat set, 4-6 6-2 6-3 dan 6-4.
Namun kenyataan yang terjadi di lapangan justru di luar prediksi banyak kalangan. Nadal justru terlihat kewalahan mengimbangi permainan apik Ferrer yang langsung melejit dengan keunggulan 2-0. Memasuki game ketiga, Nadal mulai menunjukkan kelasnya. Break yang dilakukannya membawa jawara US Open, Wimbledon dan Prancis Open ini mulai mengejar. Skor 1-2 masih untuk keunggulan Ferrer.
Saat tengah bangkit, Nadal justru mengalami nasib nahas di pertengahan game keempat. Petenis 24 tahun memutuskan meminta time-out karena mengalami masalah, mungkin karena cedera. Setelah sempat mendapat perawatan selama beberapa menit, pertandingan kembali dilanjutkan.
Namun efeknya, permainan Nadal sedikit kendur hingga akhirnya Ferrer dengan mudah memperlebar keunggulannya menjadi 4-1. Situasi semakin tidak menguntungkan bagi Nadal saat dirinya kembali harus mendapat perawatan di akhir game kelima. Nadal sepertinya mengalami masalah pada paha kirinya.
Usai mendapat perawatan, Nadal pun kembali melanjutkan pertandingan. Sayangnya, masalah cedera yang dialaminya ini memberikan pengaruh atas penampilannya. Nadal pun harus menyerah 6-4 di set pertama.
Di set kedua, Nadal mencoba melawan cederanya demi memuluskan ambisinya menjadi orang ketiga dalam sejarah tenis dunia yang mampu menyabet empat grand slam secara beruntun. Permainan apik pun mulai diperlihatkannya, kendati tidak secemerlang seperti yang ditampilkannya sebelum mengalami cedera.
Sempat bertarung ketat di awal set, penampilan Nadal mulai kendur di pertengahan laga. Alhasil, petenis kelahiran Mallorca, Spanyol ini terpaksa kembali menyerah. Kali ini dengan skor yang lebih telak 6-2.
Tertinggal 0-2, Nadal belum juga menyerah. Dia nampaknya masih yakin mampu mengatasi cederanya dan berjuang di tiga set berikutnya untuk melaju ke final. Sayang, faktor cederanya ini kembali membuat geraknya terbatas. Hal ini pun langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Ferrer yang langsung unggul 3-0.
Dengan sisa-sisa tenaga sekaligus menahan rasa nyeri akibat cederanya, Nadal mencoba terus memberikan perlawanan. Nahas, dia tidak mampu mengalahkan cederanya sehingga harus legowo memberikan kemenangan 6-3 untuk Ferrer yang akan berhadapan dengan Andy Murray di babak semifinal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar