Cari Blog Ini

Minggu, 01 Juli 2012

Juarai Assen, Stoner Samai Poin Lorenzo

sports.okezone.com

Casey Stoner. (Foto: Reuters)
 ASSEN – Casey Stoner berhasil menjuarai balapan MotoGP Belanda, tadi malam WIB. Kemenangan ini membuat Stoner berhasil menyamai poin yang diraih pemuncak klasemen Jorge Lorenzo.

Dengan kemenangan ini, maka Stoner menyamai perolehan poin Lorenzo dengan torehan sama 140 poin. Hasil ini, membuat pembalap Repsol Honda membuat kompetisi menjadi seru lagi. Ini juga menggagalkan Lorenzo meraih empat kemenangan beruntun.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen, Sabtu (30/6/2012) malam WIB, Stoner mendapatkan sedikit keuntungan setelah Lorenzo terjadi sejak lap pertama setelah bersenggolan dengan Alvaro Bautista pada tikungan pertama.

Sementara itu, pembalap Dani Pedrosa sempat membuat kejutan dengan merebut posisi terdepan. Selama 15 lap, pembalap asal Spanyol itu memaksa Stoner hanya membuntuti motornya dari belakang saja.

Pada lap ke-16, lewat sebuah aksi Stoner berhasil melewati motor Pedrosa untuk pertama kalinya. Hal ini membuat pembalap asal Australia itu semakin percaya diri, dan menggeber motor hingga maksimal.

Lap berikutnya, Stoner semakin jauh meninggalkan Pedrosa dan terus bertahan hingga menyentuh garis finis. Sementara itu, Lorenzo terlihat frustasi dan tidak dapat keluar dari peringkat 19 dari 21 pembalap yang mengikuti balapan kali ini.

Duel seru juga terjadi pada perebutan peringkat ketiga. Andrea Dovizioso berhasil melewati pembalap Yamaha Ben Spies, satu lap menjelang bubaran untuk memastikan podium terakhir di MotoGP Belanda.

Berikut hasil MotoGP Belanda dari 26 lap:

Pos
Num
Rider
Team
Time
1.
1.
Casey Stoner (AUS)
Repsol Honda
41’19.855
2.
26
Dani Pedrosa (ESP)
Repsol Honda
+ 4.965
3.
4
Andrea Dovizioso (ITA)
Monster Yamaha Tech3
+ 11.994
4.
11
Ben Spies (USA)
Yamaha Factory Racing
+ 14.775
5
35
Cal Crutchlow (GBR)
Monster Yamaha Tech3
+ 22.074
6.
69
Nicky Hayden (USA)
Ducati Team
+ 31.660
7.
8
Hector Barbera (ESP)
Pramac Racing
+ 59.107
8.
14
Randy de Puniet (FRA)
Aspar Aprilia
+ 1’04.441
9.
51
Michele Pirro (ITA)
San Carlo Honda Gresini
+ 1’06.980
10.
54
Mattia Pasini (ITA)
Speed Master
+ 1’25.087
11.
9
Danilo Petrucci (ITA}
Came IodaRacing
+ 1’32.103
12.
22
Ivan Silva (ESP)
Avintia Inmotec
+ 1’33.797
13.
46
Valentino Rossi (ITA)
Ducati Team
+ 1 lap
14.
77
James Ellison  (GBR)
Paul Bird Aprilia
+ 1 lap


Retirements:
Aleix Espargaro Aspar Aprilia 14 laps
Colin Edwards Forward Suter-BMW 7 laps
Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki 5 laps
Stefan Bradl LCR Honda 1 lap
Jorge Lorenzo Yamaha 0 laps
Alvaro Bautista Gresini Honda 0 laps
Karel Abraham Cardion Ducati 0 laps

Surat Perpisahan Del Piero untuk Juventini

sports.okezone.com

Alessandro Del Piero (Foto: Daylife)
TURIN – Legenda hidup Juventus, Alessandro Del Piero menulis surat terbuka untuk fans Bianconeri tepat ketika kontraknya di klub asal kota Turin itu berakhir, Sabtu (30/6/2012).

Dalam surat itu Del Piero mengatakan kepada para Juventini bahwa dirinya akan tetap menjadi bagian dari mereka. Juventus memutuskan tak memperpanjang kontrak Del Piero. Striker berusia 37 tahun ini juga belum memutuskan di mana akan melanjutkan karier sepakbolanya, karena dia belum ingin gantung sepatu.
Berikut surat yang ditulis Del Piero, seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (30/6/2012).


"Saya tak lama lagi tidak menjadi pemain Juventus. Namun, saya akan selalu menjadi bagian dari kalian,"
"Kontrak saya dengan Juventus telah berakhir dan habis hari ini. Ini bukan berita baru, tapi secara formal mengetahui hal ini masih memberikan dampak kepada saya. Ini bukan saat yang menyedihkan bagi saya, tak ada penyesalan atau nostalgia. Tak ada lagi, itu karena saya sudah memiliki begitu banyak waktu untuk berpikir ke belakang atas segala yang  terjadi pada musim terakhirku bersama Bianconeri. Berpikir dan mengenang mimpi terhebat yang selama ini,”

"Segala memori, kebahagiaan, kemenangan, dan jujur, juga beberapa masa sulit... Hari ini semua gambaran itu melintas di depan mata dan pikirkan saya. Pada titik tertentu menjadi kabur ke dalam pelukan mengagumkan pada pertandingan terakhirku di Turin."

"Beberapa waktu lalu, sebelum berlibur, saya harus mengosongkan lokerku di Vinovo dan berjalan ke luar dari tempat latihan. Saya berhenti di tempat di mana saya berbulan-bulan Anda selalu nantikan untuk bisa berfoto bersama, sebuah foto diri atau sekadar sapaan halo... di bawah cuaca bersalju, hujan, atau sengatan matahari. Tapi, saat ini saya adalah salah satu yang memberi hormat dan berterima kasih kepada Anda, seperti yang Anda lakukan bersama saya."

"Para pemain pergi, tapi Juventus tetap ada. Rekan-rekanku masih bertahan dan saya berharap yang terbaik dan selalu menyemangati mereka."

"Di atas segalanya, yang bertahan adalah fans. Andalah Juventus. Kostum yang saya cintai dan akan selalu saya cintai, yang saya semangati dan saya hormati, tanpa jeda sedikit pun atau menguranginya. Saya bahagia bahwa pemain lain setelah saya bisa menggunakan kostum dan di atas segalanya, kostum nomor 10 yang selalu tertulis namaku."

"Saya bahagia kepada siapa pun yang akan menggunakan kostum itu di musim depan dan saya bahagia di mana pun di Italia dan di dunia karena ada seseorang yang bermimpi ingin menggunakannya."

"Saya akan bangga jika ada seseorang yang ingin mengikuti jalanku, karena saya bermimpi melakukan hal sama untuk mengikuti seorang juara lain, teladan lain, legenda lain. Mulai besok (1/7/2012), saya bukan lagi pemain Juventus. Tapi, saya akan tetap menjadi bagian dari kalian. Sekarang, petualangan baru dimulai dan saya harus bersemangat seperti 19 musim panas lalu."

"Arrivederci (selamat tinggal). Terima kasih atas segalanya."

"Alessandro."