Cari Blog Ini

Kamis, 08 Desember 2011

Liga Champions Eropa 2011/12


Ini Dia Peserta Babak 16 Besar
EROPA - Hari ini, pertandingan babak penyisihan grup Liga Champions baru saja berakhir. Banyak kejutan pada perebutan tiket babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Dari Grup A, Manchester City gagal melaju ke babak fase knock out Liga Champions musim ini, meski mengalahkan Bayern Munich 2-0. Sebab di saat yang bersamaan, Napoli juga mengalahkan Villarreal 2-0.

Di Grup B, CSKA Moskow berhasil lolos ke babak knock out, setelah secara mengejutkan mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1. Sementara itu, Trabzonspor juga gagal lolos setelah hanya mampu bermain tanpa gol melawan Lille.

Pada pertandingan Grup C, United harus melupakan mimpi untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini. Nemanja Vidic dkk gagal lolos, setelah dikalahkan tuan rumah Basel 1-2. Dengan demikian, maka Basel mendampingi Benfica lolos dari Grup C.

Sementara itu, tiket dari Grup D sendiri sudah pasti diraih oleh dua tim besar Barcelona dan juga AC Milan.

Berikut peserta Babak 16 Besar Liga Champions

Pot I
Bayern Munich
Internazionale Milano
SL Benfica
Real Madrid
Chelsea
Arsenal FC
Zenit St Petersburg
Barcelona

Pot II
Napoli
CSKA Moskow
FC Basel
Olympique Lyon
Bayer Leverkusen
Arsenal
Olympique Marseille
APOEL FC
AC Milan

Coppa Italia 2011/12


Peras Keringat, Juve ke Perempat Final

sports.okezone.com
TURIN - Juventus harus bersusah payah untuk memastikan satu tempat di babak perempat final Coppa Italia. Namun dengan semangat dan daya juang tinggi, tim asuhan Antonio Conte itu akhirnya mengemas kemenangan 2-1 saat jumpa Bologna di babak 16 besar, Jumat (9/12/11) dinihari tadi.

Bukan perkara mudah bagi Juventus untuk melangkah ke putaran perempat final, karena mereka harus bermain hingga extra time 2x15 menit setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Dua gol kemenangan La Vecchia Signora dicetak oleh Emanuale Giaccherini (90) dan Claudio Marchisio (103). Sedangkan, Bologna berhasil menyarangkan bola ke gawang Marco Storari melalui tandukan Andrea Raggi (90+4).

Laga sengit yang mempertemukan Juventus vs Bologna ini berlangsung di Juventus Arena. Bertindak sebagai tuan rumah, Juventus langsung menggebrak di menit awal laga. Alessandro Del Piero yang diplot di lini depan, beberap kali menebar ancaman di daerah pertahanan Bologna.

Akan tetapi, Bologna yang tampil dengan organisasi permainan yang rapi berhasil membendung serangan Juventus di sepanjang babak pertama. Sejumlah peluang emas Juventus berhasil dimentahkan lini belakang Bologna dengan sigap.

Kiper Genoa, Federico Agliardi boleh dibilang menjadi faktor penting Bologna untuk mementahkan agresivitas I Bianconeri. Beberapa kali, Agliardi membuang bola sepakan Milos Krasic dan Del Piero. Pun demikian dengan Bologna yang terus melancarkan serangan ke jantung perthanan Juventus yang dikawal Andrea Barzagli dkk.

Hingga turun minum, skor 0-0 masih terpampang besar di papan skor. Klimaks laga ini terjadi di penghujung babak kedua. Berawal dari manuver bertenaga Gianccherini melewati beberapa pemain Bologna, punggawa 26 tahun itu melepaskan tendangan diagonal untuk menjebol gawang Bologna, seisi Juventus Arena pun bersorak melihat gol yang dicetak Gianccherini di masa injury time babak kedua.

Hanya tinggal menunggu waktu untuk memastikan kemenangan, Juventus harus kecolongan melalui gol Raggi. Melalui skema tendangan sudut, Raggi berhasil menyambut bola lambung melalui kepalanya, bola pun bergulir deras masuk ke gawang Storari.

Skor 1-1 membuat kedua tim harus memainkan babak tambahan. Tidak perlu menunggu waktu lama bagi Juventus untuk menambah keunggulan. Mendapat umpan terukur di kotak penalti, dengan satu sentuhan Marchisio mengontrol bola dan langsung melepaskan si kulit bundar melalui sepakan menyilang ke jala Agliardi tanpa bisa diantisipasi, 2-1 kini Juve memimpin.

Unggul 2-1, Juventus coba meningkatkan tempo permainan. Del Piero nyaris saja memperlebar keunggulan andai golnya tidak dianulir wasit karena pemain veteran tersebut sudah berada di posisi off side. Hingga peluit panjang dibunyikan di perpanjangan waktu babak kedua, tidak ada gol tercipta dari Juventus lagi, sementara Bologna tidak mampu lagi menyamakan kedudukan.

Jelang Real Madrid vs Barcelona


Ini Dia Saran Del Bosque untuk Guardiola

sports.okezone.com
MADRID - Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque coba memberikan saran kepada pelatih Barcelona, Josep Guardiola saat timnya berhadapan dengan Real Madrid. Menurutnya, komposisi tiga bek bisa menjadi strategi ampuh Barcelona untuk membendung perlawanan Madrid.

Insting kepelatihan Del Bosque mengatakan, Guardiola sejatinya tidak perlu takut untuk menampilkan format 3-4-3 dengan tiga pemain belakang, berkaca dari pengalamannya saat menukangi Real Madrid yang berhasil melewati hadangan Barcelona di semifinal liga Champions musim 2001/02.

"Ketika saya melatih Madrid, kami bermain dengan tiga pemain belakang di semifinal Liga Champions (melawan Barcelona) dan berakhir dengan memenangkan Liga Champions ke sembilan bagi klub," ujar Del Bosque dikutip Goal, Jumat (9/12/11).

"Barcelona memiliki beberapa pilihan melawan Madrid dan Guardiola harus memilih salah satu yang dia lihat pantas," sambungnya.

Dan dalam peranannya sebagai pelatih timnas Spanyol, Del Bosque berharap kedua tim bisa merepresentasikan sepakbola Spanyol secara keseluruhan. Meskipun, Del Bosque sendiri sadar kedua seteru ini memiliki tipikal permainan berbeda.

"Saya berharap kepada kedua tim untuk bisa menawarkan gambaran terbaik (dari sepakbola Spanyol). Kedua tim memiliki cara bermain sepakbola, masing-masing memiliki caranya sendiri," tuntas Del Bosque.

Jelang Real Madrid vs Barcelona


Iniesta: Ini Materi Tim Terbaik Barcelona

sports.okezone.com
BARCELONA - Menatap laga El Clasico kontra Real Madrid, gelandang serang Barcelona Andres Iniesta coba menyuntikkan besar kepada seluruh awak tim, mereka bisa mengemas kemenangan penting dari tangan El-Barca.

Iniesta berujar, Barcelona memiliki banyak pemain handal nan berkualitas untuk merebut poin penuh dari tangan musuh bebuyutannya itu saat berduel di Santiago Bernabeu pada akhir pekan nanti.

Pahlawan timnas Spanyol di Piala Dunia 2010 lalu itu menilai, komposisi materi generasi emas pasukan Barcelona saat ini merupakan yang terbaik di banding era-era sebelumnya. "Saya percaya, ini merupakan tim terbaik Barcelona di mana saya ikut bermain di dalamnya," kata Iniesta dikutip Goal, Jumat (9/12/11).

"Itu selalu menurun dengan cara kami bermain dan berkembang dengan kekuatan tim yang meningkat setiap tahun," sambung Iniesta. "Tantangan yang kami hadapi adalah untuk meningkatkan kualitas diri hari demi hari, tahun demi tahun sesuatu yang kami lakukan dalam segala hal, yaitu taktis, fisik, dan teknis," bilang Iniesta.

Fokus ke laga prestisus nanti, Iniesta mengaku belum mengetahui secara utuh komposisi timnya. "Semua dari kami ingin berada di lapangan, semakin lama semakin membaik. Namun pelatih paham, apa yang dia inginkan," tutur Iniesta.

"Terpenting adalah, kami semua berkontribusi sehingga memiliki kesempatan terbaik untuk menang secara terhormat. Ini tentang masalah manajemen skuad, dan itu sesuatu yang bisa saya pahami," tukas Iniesta mengakhiri.