Cari Blog Ini

Kamis, 08 Desember 2011

Jelang El Clasico


Xavi Akui Barcelona Bukan Favorit

sports.okezone.com
BARCELONA – Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Barcelona tidak difavoritkan dalam El Clasico. Maestro lapangan tengah, Xavi Hernandez mengakui Real Madrid kali ini lebih diunggulkan dalam laga El Clasico jilid ke-216 pada Minggu lusa.

“Ini merupakan Clasico pertama dalam tiga atau empat tahun terakhir di mana posisi Madrid lebih baik. Mereka benar-benar kuat secara fisik,” kata Xavi seperti dikutip dari AS, Kamis (8/12/2011).

Bisakah Madrid menang atas Barcelona untuk pertama kalinya di La Liga dalam tiga tahun terakhir?

Madrid memang punya kans besar untuk mengulang hasil pada 8 Mei 2008 ketika gol-gol Raul Gonzalez, Arjen Robben, Gonzalo Higuain, dan Ruud van Nistelrooy membawa El Real menang telak atas Barcelona 4-1 di Stadion Santiago Bernabeu.

“Madrid sudah melakukan pekerjaan yang baik. Mereka menang 11 kali beruntun di liga dan mereka tiga poin lebih banyak dari kami. Keuntungan tersebut berarti saat ini mereka lebih baik tapi Clasico bukan sekedar ranking, segalanya masih bisa terjadi,” tandas Xavi.

Bila Barcelona kalah itu artinya mereka akan ketinggalan sembilan poin dari Madrid dan El Real pun masih punya satu tabungan laga. Akan sangat berat bagi Azulgrana mengejar Los Blancos. Namun, Xavi berpendapat lain.

“Jika kami gagal menang, masih ada banyak poin lain. (Laga) itu bukanlah penentu,” ujar Xavi.

Laga terakhir di antara kedua musuh bebuyutan pada Piala Super Spanyol awal musim ini harus berakhir dengan kericuhan para pemain. Sebagai senior yang sudah melakoni banyak laga El Clasico, Xavi berharap kejadian memalukan tersebut tidak terjadi lagi.

“Itu sudah dilupakan. Pada Sabtu, masing-masing pemain akan berjuang untuk memperoleh kemenangan bagi timnya,” tutur Xavi.

“Logis bila terkadang tensi meninggi di lapangan. Saya harap di akhir laga nanti kita hanya akan berbicara soal sepakbola bukan yang lain,” harap pemain berusia 31 tahun yang sudah berlaga di El Clasico sejak 1998 tersebut.

Jelang Real Madrid vs Barcelona



Vilanova Dipastikan Dampingi Messi cs di El Clasico

sports.okezone.com
BARCELONA – Kabar bagus untuk seluruh elemen Barcelona, jelang duel tersengit La Liga, El Clásico kontra Real Madrid, Minggu dini hari (11/12/2011) mendatang. Pasalnya, asisten pelatih Tito Vilanova dikabarkan sudah pulih, dan siap kembali ke bench.

Berita ini pastinya disambut gembira, terlebih oleh seluruh jajaran skuad Blaugrana, yang sebelumnya amat prihatin akan kondisi Vilanova. Sebelumnya, Vilanova terkena tumor kelenjar parotis dan wajib naik meja operasi.

Salah satu penghuni skuad yang amat berbahagia adalah Capitán kedua, Xavi Hernandez. Xavi lebih bahagia lagi, ketika mengetahui Vilanova pulih lebih cepat. Tentunya kabar baik ini akan lebih menyejukkan suasana ruang ganti Barca, di laga panas yang akan digelar empat hari mendatang.

“Kembalinya Vilanova memberi kejutan yang menyenangkan untuk tim. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada La Liga dan El Clásico, kembalinya Vilanova adalah berita terbaik,” ujar Xavi, seperti dinukil AS, Kamis (8/12/2011).

“Selama ini, dia selalu memberi nasehat dan selalu bersikap apresiatif. Dia selalu meminta kami untuk menikmati segala hal karena takkan ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang,” tambah sang kapten kedua.

Sambutan kembalinya Vilanova, tak hanya datang dari kubu Barca, tapi juga rival abadi, Real Madrid, lewat Jose Mourinho. Mourinho yang sempat berseteru dengan Vilanova, musim lalu lewat aksi ‘cubit-cubitan’, memang sempat turut prihatin, akan kondisi Vilanova.

“Jika tahun lalu kami menunjukkan solidaritas kami soal kondisi (Eric) Abidal, pastinya kami juga melakukan hal yang sama dengan Tito Vilanova,” papar Mourinho.

“Dia akan ada di bench pada 10 Desember (11 Desember WIB) dengan kondisi yang sehat dan kami akan dengan senang hati menyambutnya,” tutup pelatih kontroversial ini.

Jelang Real Madrid vs Barcelona


Cruyff Tidak Mau Ambil Pusing

sports.okezone.com
AMSTERDAM - Pemain legendaris timnas Belanda, Johan Cruyff tidak mau ambil pusing terkait partai prestisus El-Clasico yang terhampar di akhir pekan nanti yang mempertemukan dua raksasa tanah Matador, Real Madrid dan Bercelona yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (11/12/11) nanti.

Menurutnya, duel sengit antara Barcelona dan Real Madrid tidak bisa dijadikan acuan terdepan mengenai siapa yang bakal merebut titel La Liga di akhir musim nanti.

Maklum, selama ini hampir semua kalangan menjadikan partai El-Clasico sebagai duel penentuan di Spanyol. Namun secara terbuka, mantan pelatih Barcelona tersebut mengatakan tidak ada yang perlu diistimewakan dalam pertandingan tersebut. Bagi Cruyff, masih banyak pertandingan yang harus dilalui Barcelona dan Madrid untuk menasbihkan diri sebagai penguasa La Liga.

"Laga El Clasico tidak akan menentukan," kata Cryuff di AS, Jumat (9/12/2011). "Masih banyak pertandingan yang tersisa. Tidak ada apapun yang terjadi pada Sabtu nanti untuk menentukan persaingan meraih gelar juara," sambung mantan pemain timnas Die Oranje tersebut.

"Ini tidak lebih dari sekadar permainan. Kemenangan untuk Madrid tidak akan mengubah apapun secara tiba-tiba yang berarti bahwa, mereka sekarang tim yang dominan," tutur Cruyff optimis, hasil akhir dalam El Clasico nanti tidak akan berpengaruh dalam perburuan gelar La Liga.

Dan tidak lupa, Cruyff coba melontarkan prediksinya terkait laga El Clasico nanti. "Siapa favorit pemenangnya? Saya hanya bisa mengatakan, Barcelona bisa bermain untuk menang melawan Madrid. Kami akan lihat pada Sabtu nanti siapa yang datang sebagai pemenang," pungkas Cruyff di Soccerway, Jumat (9/12/11).

Prediksi Laga El - Clasico


Real Madrid vs Barcelona 50-50
sports.okezone.com
MADRID - Barcelona, kata Filsuf terkenal Jerman Friedrich Engels, telah menyaksikan lebih banyak barikade pertempuran ketimbang kota manapun di dunia. Tak salah rasanya kalimat itu menjadi pembuka menyambut laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid dengan Barcelona akhir pekan ini.

Tak ada yang meragukan, El Clasico selalu menjadi partai yang amat ditunggu setiap pecinta sepakbola di penjuru dunia. Rivalitas kedua klub yang begitu mengakar membuat suasana pertandingan selalu panas, tak jarang seusai pertandingan, ada saja kontroversi yang berkembang di media.

Barcelona memang akan menghadapi barikade Madrid dalam pertempuran yang digelar di Santiago Bernabeu pada 10 Desember mendatang. Barikade klub ibukota Spanyol ini dipastikan lebih kuat dari musim lalu, di mana saat itu tim asuhan Jose Mourinho ini hanya bermain imbang 1-1 di kandang sendiri dan dipermalukan 5-0 oleh Xavi Hernandez cs di Nou Camp.

Aroma dendam jelas menyelimuti kubu Los Blancos yang musim lalu hanya disisakan trofi Copa del Rey oleh Blaugrana, sementara pasukan Pep Guardiola ini memenangkan dua trofi bergengsi, juara La Liga dan Liga Champions. Cristiano Ronaldo dkk pasti tak ingin dipermalukan lagi oleh anak-anak Catalan ini.

Kondisinya kini juga sedikit berbeda, jika musim lalu Barcelona menghuni puncak klasemen, kini Madrid yang berada di peringkat pertama klasemen sementara La Liga dengan selisih 3 poin dan Los Merengues masih memiliki satu tabungan pertandingan.

Jika melihat head to head kedua tim dalam 10 laga terakhir, Barcelona boleh bangga karena mereka memenangkan 6 pertandingan, sedangkan Madrid hanya sekali dan sisanya berakhir imbang. Namun, gambaran ini tidak bisa menjadi patokan hasil pertandingan nanti, bila menyangkut hasil laga El Clasico, hampir selalu abstrak.

Ketika bermain di Santiago Bernabeu pada final Piala Super Spanyol Agustus lalu, Blaugrana sukses menahan Los Blancos dengan skor 2-2 dan menang 3-2 ketika bermain di Nou Camp, hal itu menunjukkan laga nanti dipastikan berjalan ketat dan berpotensi menghasilkan banyak gol.

Jadi, patut kita tunggu pertandingan yang bakal menyedot perhatian penggila bola se-antero dunia ini. Apakah Cristiano Ronaldo cs yang kali ini mampu meredam perlawanan Lionel Messi dkk? Atau pertandingan akan berakhir seri seperti musim lalu?