Cari Blog Ini
Selasa, 01 Maret 2011
Lampard Sebut Chelsea Telah Bangkit
sports.okezone.com
LONDON – Kemenangan Chelsea dari Manchester United 2-1 mengobarkan semangat para pemain. Frank Lampard yakin, The Blues telah bangkit dari keterpurukan.
Ferguson: Wasit Mengubah Pertandingan
sports.okezone.com
LONDON – Manchester United dikalahkan Chelsea 1-2. Pelatih Sir Alex Ferguson, menuduh wasit Martin Atkinson sebagai biang keroknya.
Foto: Sir Alex Ferguson/Getty Images
LONDON – Manchester United dikalahkan Chelsea 1-2. Pelatih Sir Alex Ferguson, menuduh wasit Martin Atkinson sebagai biang keroknya.
Hasil ini, membuat Setan Merah menerima kekalahan kedua di Premier League 2011/2012. United sempat memimpin lewat Wayne Rooney, sebelum Chelsea membalas lewat David Luiz dan penalti Frank Lampard.
Namun Ferguson mengecam kepemimpinan wasit. Pelatih kawakan itu menilai, seharusnya Luiz mendapatkan kartu kuning kedua, karena telah melanggar Rooney, dua menit sebelum gol Lampard. Selanjutnya, Chelsea mendapatkan penalti, setelah Chris Smalling menjatuhkan Yuri Zhirkov di kotak terlarang.
Tak heran, Ferguson langsung melabrak kepemimpinan wasit Atkinson dalam laga ini. “Saya rasa, kami bertahan secara buruk sehingga gol pertama tercipta, itu merupakan hal yang buruk. Namun, tendangan penalti itu tercipta terlalu lembut,” cetus Ferguson.
Dengan kekalahan ini, maka untuk kesekian kalinya skuad Ferguson gagal membawa kemenangan dari Stamford Bridge. Pelatih asal Skotlandia menyebutkan, keputusan wasit mengubah pertandingan.
“Kami bermain sangat baik, dan saya rasa kami memperlihatkan performa yang baik. Kami tidak pantas kalah dan keputusan wasit itu mengubah hasil pertandingan,” tandas arsitek United itu kepada Sky Sports, Rabu (2/3/2011).
Penalti Lampard Gebuk United
sports.okezone.com
LONDON – Rekor buruk Manchester United di kandang Chelsea berlanjut. Juara bertahan Premier League berhasil mengalahkan Setan Merah 2-1.
Foto: Frank Lampard/Reuters
LONDON – Rekor buruk Manchester United di kandang Chelsea berlanjut. Juara bertahan Premier League berhasil mengalahkan Setan Merah 2-1.
Melawat ke Stamford Bridge, Rabu (2/3/2011) dini hari WIB, Pelatih Sir Alex Ferguson kembali mengandalkan duet penyerang tajam Wayne Rooney dan Javier ‘Chicharito’ Hernandez, untuk menggedor pertahanan Chelsea.
Sementara itu, tim tuan rumah memilih menurunkan duet Nicolas Anelka dan pemain anyar Fernando Torres. Skuad asuhan Carlo Ancelotti itu, langsung mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal pertandingan.
Menit kelima, Chelsea sudah mengancam gawang United. Peluang pertama didapat Florent Malouda. Sayang, tendangan pemain asal Prancis itu ke gawang Setan Merah, masih mampu dihalau kiper Edwin van der Sar.
Selama 20 menit, The Blues berusaha menggedor pertahanan United. Namun, kokohnya pertahanan skuad Ferguson, membuat Torres dan Anelka tidak mampu berkutik. Justru, Setan Merah yang berhasil unggul lebih dulu.
Rooney berhasil menjebol gawang Chelsea menit 30. Tendangan keras mantan penyerang Everton itu dari luar kotak penalti, tidak mampu dihentikan Petr Cech. Fans tim tamu sempat bersorak di Stadion Stamford Bridge. 1-0 United memimpin.
Chelsea berusaha bangkit dan membalas. Tapi, penyelamatan gemilang kembali dilakukan Van der Sar. Kiper veteran asal Belanda itu, berhasil menepis dua peluang milik Frank Lampard dan Branislav Ivanovic. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Chelsea tanpa henti terus berusaha membalas gol Rooney. Perlahan, kubu The Blues mulai menguasai lini tengah. Peluang kembali didapat Lampard. Sayang, tendangan bebasnya masih dapat ditangkap Van der Sar.
Usaha Chelsea untuk menyamakan gol membuahkan hasil juga lewat gol David Luiz. Berawal dari umpan Michael Essien, tendangan voli pemain belakang dari Brasil tersebut tidak mampu dibendung Van der Sar. Skor berubah 1-1.
Gol itu semakin menambah semangat pemain tuan rumah. Akhirnya, The Blues berhasil memastikan kemenangan lewat tendangan penalti Lampard. Tendangan gelandang asal Inggris itu mengecoh Van der Sar. 2-1.
Bahkan, United harus bermain dengan 10 orang beberapa menit sebelum pertandingan berakhir. Vidic mendapatkan kartu kuning kedua, setelah melanggar Ramires di dekat kotak penalti Setan Merah. Skor 2-1 bertahan hingga usai.
Kemenangan ini, maka Chelsea berhasil menembus empat besar klasemen dengan mengoleksi 48 poin dari 27 pertandingan. Sementara itu, United yang mengumpulkan 60 poin, masih unggul empat poin dari peringkat kedua Arsenal.
Susunan Pemain
Chelsea: Cech; Ivanovic, Cole, Luiz (Bosingwa 80), Terry; Ramires, Essien, Lampard, Malouda (Zhirkov 71); Anelka (Drogba 61), Torres.
Man. United: Van der Sar; O'Shea, Evra, Vidic, Smalling; Fletcher, Carrick, Scholes (Giggs 70); Nani, Rooney, Hernandez (Berbatov 70).
Target Suzuki Tampil Kompetitif
sports.okezone.com
BARCELONA – Suzuki berambisi tampil lebih konsisten dan mematok target finis di posisi enam besar pada gelaran MotoGP musim ini.
BARCELONA – Suzuki berambisi tampil lebih konsisten dan mematok target finis di posisi enam besar pada gelaran MotoGP musim ini.
Sebelumnya motor GSV-R milik Suzuki dianggap kurang kompetitif, namun setelah melakukan sejumlah modifikasi pada chassis, geometri dan berat, tim yang berbasis di Verwood performanya lebih baik.
Pembalap andalan, Alvaro Bautista, mampu menunjukkan penampilan impresif selama tes musim dingin. Pencapaian terbaik Bautista adalah posisi kelima saat tes di Barcelona dan Sepang beberapa waktu lalu.
“Inspirasi kami adalah tampil sekompetitif mungkin. Jika kami memiliki motor yang membuat Bautista menunjukkan potensi sebenarnya di setiap balapan, dia akan meningkatkan kepercayaan diri,” tandas boss Suzuki Paul Denning.
“Sangat mudah mengatakan Anda harus berjuang untuk posisi enam besar, tapi di sana ada empat tim Honda, dua Yamaha, dan dua Ducati, berarti Anda di posisi tujuh. Kami ingin ikut persaingan dan mendapat podium di setiap pekan,” lanjutnya.
“Saya pikir kami memiliki pembalap untuk melakukannya. Saya tak peduli siapa Anda, jika Anda tampil buruk di akhir pekan maka akan berada di posisi 10 atau lebih buruk,” pungkas Denning, disitat MCN, Selasa (1/3/2011).
Ben Spies Optimistis Performa YZR-M1
sports.okezone.com
GERNO DI LESMO - Pembalap anyar Yamaha Racing Ben Spies mengaku tidak perlu bekerja keras seperti apa yang dipikirkannya selama ini. Menurutnya, versi baru dari motor Yamaha YZR-M1 telah menutup beberapa kelemahan pada musim lalu.
Foto: Ben Spies/Getty Images
GERNO DI LESMO - Pembalap anyar Yamaha Racing Ben Spies mengaku tidak perlu bekerja keras seperti apa yang dipikirkannya selama ini. Menurutnya, versi baru dari motor Yamaha YZR-M1 telah menutup beberapa kelemahan pada musim lalu.
Sejauh ini, tim Repsol Honda memang mendominasi tes kedua MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Bahkan, Ben Spies dan Jorge Lorenzo hanya mampu finis di peringkat kelima dan tujuh di hari terakhir, Kamis pekan kemarin.
Meski hanya finis di peringkat kelima dalam tes tersebut, mantan pembalap World Superbike (WSBK) tersebut cukup yakin dengan performa motor.
“Ya pasti, saya pribadi berpikir dapat lebih berkembang dengan motor baru ini. Saya juga beranggapan kondisi motor tahun ini berbeda dengan tahun lalu, dimana saya selalu mengalami begitu banyak masalah di lima lap pertama,” ujar Spies.
“Saya tidak sangsi akan hal itu. Saya tidak berpikir akan melakukan banyak kesalahan,” imbuhnya, seperti dilansir Crash, Selasa (1/3/2011).
Stoner: Musim 2011 Lebih Berwarna
sports.okezone.com
JEREZ - Untuk pertama kalinya di MotoGP, pembalap anyar Repsol Honda Casey Stoner memiliki rekan satu tim yang mampu menunjukan performa yang tak jauh beda dengan dirinya.
JEREZ - Untuk pertama kalinya di MotoGP, pembalap anyar Repsol Honda Casey Stoner memiliki rekan satu tim yang mampu menunjukan performa yang tak jauh beda dengan dirinya.
Diketahui, Stoner mampu tampil baik dengan menjadi yang tercepat dalam tes kedua di Sepang, Malaysia pekan lalu. Dua rekan satu timnya Dani Pedrosa berada di tempat kedua, sedangkan Andrea Dovizioso juga sempat finis di tempat ketiga.
Meski mengaku tersaingi namun Stoner tidak merasa khawatir dengan persaingan yang terjadi antara dirinya dengan rekan satu timnya. “Bagi saya, ini adalah sesuatu yang bagus,” papar Stoner.
“Saat kami berada di luar arena balap kami adalah rekan satu tim, namun ketika balapan mereka adalah pesaing,” imbuhnya, seperti dilansir Crash, Selasa (1/3/2011).
Menurut rider asal Australia, yang terpenting baginya adalah dirinya bisa terus fokus dengan apa yang dilakukannya untuk tim.
“Kami finis di urutan 1-2-3 pada tes hari kedua di Sepang dan hampir mengulanginya lagi di hari yang lain. Ini akan menjadi musim yang berwarna,” tutupnya.
Duel Stoner, Lorenzo & Pedrosa
sports.okezone.com
SEPANG – MotoGP 2011/2012 segera bergulir. Peta kekuatan musim ini, diyakini akan menjadi milik Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Dani Pedrosa.
Foto: Casey Stoner/Reuters
SEPANG – MotoGP 2011/2012 segera bergulir. Peta kekuatan musim ini, diyakini akan menjadi milik Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Dani Pedrosa.
Hal ini diungkap Direktur Manaer Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis. Jarvis adalah, salah seorang penting, yang mendatangkan Valentino Rossi dari Honda pada akhir 2003 silam. Dia juga membantu Yamaha meraih kesuksesan di MotoGP.
Termasuk tiga gelar MotoGP (Pembalap, Konstruktor dan Tim) dalam waktu tiga tahun belakangan. Hal itu semua berkat Rossi dan Lorenzo yang berhasil menjadi juara pada MotoGP 2010 kemarin.
Dalam sebuah wawancara ekskulsif dengan Crash.net di Sirkuit Sepang, Jarvis berbicara mengenai peta kekuatan menatap MotoGP 2011. Menurutnya, ada tujuh pembalap yang akan bersaing menjadi juara pada musim ini.
“Mereka adalah tiga pembalap Honda (Stoner, Pedrosa dan Dovizioso), Ben Spies dan Lorenzo. Kemudian, Rossi, Nicky Hayden dan Marco Simoncello. Tapi, anda tidak bisa kesulitam, karena anda pasti akan tertinggal jauh,” tegas Jarvis.
Setelah paruh musim, Jarvis menilai perebutan gelar juara akan mengerucut menjadi tiga pembalap saja, tanpa menyebut nama Rossi. Dia menilai, pembalap anyar Ducati itu harus beradaptasi dengan motor barunya.
“Namun, menurut pendapat saya, perebutan gelar juara tahun ini akan menjadi milik Stoner, Lorenzo dan Pedrosa. Itu adalah harapan saya. Saya rasa, Rossi membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan motor barunya,” tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)